Ibu adalah orang tua perempuan seorang anak, baik melalui hubungan biologis maupun sosial. Umumnya, ibu memiliki peranan yang sangat penting dalam membesarkan anak, dan panggilan ibu dapat diberikan untuk perempuan yang bukan orang tua kandung (biologis) dari seseorang yang mengisi peranan ini.tetapi berbeda dengan ibu yang satu ini. yaitu ibu sosial media.
Sosial
media tak hanya digandrungi oleh para kawula muda saja. Sejatinya sosial media
merupakan tempat berkumpulnya siapapun Anda dan bergabung dengan sebuah
komunitas maupun kelompok. Tak jarang, bahkan para Ibu pun bisa menjadi bagian
dari sosial media tersebut.

Tak
dapat dipungkiri, dewasa ini sosial media memegang peranan yang penting yang
merupakan bagian dari kehidupan Anda. Tak perduli usia, profesi maupun status,
semua dapat berkumpul dan menjadi bagian dari sosial media tersebut.
Nah,
berbicara masalah Ibu-Ibu seperti yang sudah saya singgung di atas, dibawah ini
merupakan berbagai jenis Ibu-Ibu yang ada di sosial media. Apakah Anda termasuk
didalamnya? Hmmmm... Silahkan disimak saja yaa....
Ibu
Yang Mencintai Suami
Biasanya
statusnya penuh dengan pujian dan penghargaan pada suami. Selain itu,
seringkali mereka mengucapkan salam mesra pada suami mereka di manapun berada.
Merasa statusnya too much? Mungkin demikian, namun kebanyakan wanita seperti
ini merupakan orang yang anti mengalami perceraian. Umumnya rumah tangga mereka
lebih tangguh karena dari statusnya, kita tahu berapa banyak cinta yang ia
terima dan ia balaskan pada suaminya.
Ibu
Kreatif
Ibu
yang seperti ini biasanya akan membuat kita terkagum-kagum karena kemampuan
rumah tangganya yang bagus. Biasanya mereka akan memposting segala hal yang
berhubungan dengan prakarya mereka di rumah, seperti masakan, kerajinan tangan,
mainan anak handmade dan berbagai hasil kerja manual yang bisa dilakukan di rumah
dengan tangan.
Ibu
seperti ini sering memposting foto atau video sambil berbagi pengalaman dan
tips. Kebanyakan pelakunya adalah ibu rumah tangga atau ibu yang melakukan
bisnis rumahan dengan lingkup sosialisasi yang baik.
Ibu
Yang Cinta Anak
Ibu
seperti ini biasanya akan menunjukkan foto anaknya, bahkan hari demi hari. Atau
seringkali pula mereka memposting kegiatan yang dilakukan bersama sang anak.
Bahkan ada juga yang menggunakan foto anaknya sebagai profile picture.
Jenis
ibu seperti ini sangat bangga dan mencintai anaknya. Mereka ingin merekam momen
anaknya bukan hanya untuk dipamerkan lho, melainkan sebagai bentuk kebahagiaan
sederhana dan merekam momen yang akan jadi cerita bagi anak mereka di masa
mendatang.
Hot
Mama
Hot
Mama adalah jenis ibu di sosial media yang mungkin bisa membuat kita
terkagum-kagum. Ia bisa saja dari kalangan ibu rumah tangga atau bekerja. Yang
membuatnya hot adalah penampilannya yang tak dimakan usia, namun juga memiliki
keluarga dan karir yang cemerlang.
Mungkin
ia tak memiliki status yang stunning, namun penampilan, foto kehidupan dan apa
yang ia bagikan bisa menunjukkan bahwa ia adalah jenis ibu yang memegang
prinsip dan mampu menjaga diri serta keluarganya meski sudah semakin berumur.
Ibu
Sosialita
Sambil
bersosial media dan menjadi seorang ibu, jenis ibu seperti ini merupakan
panutan bagi banyak orang. Namun bukan hanya perihal merawat anak saja,
melainkan aspek hidup lainnya. Misalnya ibu ini berbagi tips merias, sharing
mengenai masalah karir VS ibu rumah tangga, membahas wanita modern dan
sebagainya.
Biasanya
mereka memiliki follower yang banyak dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial
meski Anda tak pernah melihatnya di layar kaca. Tidak hanya mengikuti kegiatan
sosial, mereka biasanya menjadi pencetus ide-ide brilian di komunitasnya.
Ibu
Baru
Ibu
jenis ini adalah ibu yang baru kali pertama melahirkan. Saat wanita mulai
menjadi ibu, akan ada perubahan yang lebih emosional dan membuat mereka lebih
ekspresif di sosial media. Kebanyakan wanita seperti ini akan menjadi ibu yang
sayang anak, namun tidak selalu.
Wanita
yang baru kali pertama menjadi ibu biasanya akan menggunakan akunnya untuk
sharing dan mencari tahu banyak info penting seputar perawatan, kesehatan dan
pertumbuhan bayi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar